Friday, 25 September 2026

ISMUBA BERBASIS AKTIFITAS (AL-ISLAM, KEMUHAMMADIYAHAN DAN BAHASA ARAB)

 Semangat berpendidikan kali ini membahas mengenai ISMUBA berbasis aktivitas. ISMUBA yang merupakan bahasa istilah dari kata Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab adalah tiga pelajaran khusus yang diberikan pada madrasah ataupun sekolah yang diterapkan di bawah yayasan pendidikan muhammadiyah. 




Secara mendalam, ISMUBA merupakan kurikulum yang diterapkan pada satuan pendidikan yang mewadahi pelaksanaan pendidikan khususnya dibidang keagamaan agar dapat berjalan sesuai dengan tujuan persyarikatan Muhamamadiyah yaitu mencetak generasi Islam berkemajuan. Memandang bahwa begitu pentingnya Kurikulum bagi sistem kemajuan pada satuan pendidikan. Maka olehkarenanya kurikulum ISMUBA pada satuan pendidikan ke Islaman khususnya Muhammadiyah harus diterapkan  guna mencetak generasi Islam berkemajuan yaitu berfikir kritis, berperilaku berintegrasi, berjiwa sosial serta mampu berpandangan hidup yang relevan sesuai dengan kebutuhan zaman.

Kurikulum ISMUBA yang diterapkan saat ini adalah kurikulum ISMUBA berbasis aktifitas. Kurikulum ISMUBA berbasis aktifitas harus  diterapkan bertujuan untuk mewadahi  kegiatan dan ruanglingkup proses pembelajaran didalamnya dapat teroganisir dan terstruktur dengan baik. Melalui terorganisir dan tersetruktur sebuah sistem pembelajaran maka akan semakin mudahnya proses belajar dapat diterapkan dan menghasilkan output yang dapat terukur dengan baik sesuai dengan tujuan dari kurikulum tersebut.

penerapan kurikulum ISMUBA berbasis aktifitas dimulai dari tersusunnya empat komponen sistem kurikulum yaitu Intrakurikuler, Kokurikuler, Ekstrakurikuler, dan pembiasaan. empat komponen ini adalah mesin penggerak sistem pembelajaran dalam menunjang pelaksanaan kurikulum ISMUBA berbasis Aktifitas ini. 

Seperti namanya, Kurikulum ISMUBA berbasis aktifitas adalah kurikulum yang dirancang dan didesain agar siswa sebagai objek pendidikan dapat mampu melaksanakan sistem pembelajaran mereka baik didalam kelas maupun diluar kelas beriringan dan lengkap melengkapi proses belajar.

Kurikulum ini memberikan wadah bagi siswa untuk terus belajar dan menggali potensi diri dalam ilmu pengetahuan yang mereka miliki melalui kegiatan-kegiatan yang dirancang khusus sebagai strategi maupun alat yang menunjang belajar aktif mereka. strategi dan alat khusus ini digunakan untuk memperdalam proses belajar yaitu menerapkan ilmu pengetahuan secara langsung dan aktif dengan tetap berlandaskan teori belajar yang telah  didapatkan dikelas. sehingganya, melalui kurikulum ini, siswa bukan hanya ditekankan agar memiliki wawasan keilmuan dalam teori belajar saja. akan tetapi juga mereka mampu menerapkan teori belajar tersebut dalam segala aktifitas yang mereka dapatkan diluar kelas yaitu bukti bahwa mereka memiliki dampak dan bermanfaat dalam menjalani aktivitas kehidupan sehari-hari. 

Adapun melalui pelaksaan empat komponen struktur belajar ISMUBA berbasis aktifitas ini, harapan dan tujuan akhir dari proses belajar dari kurikulum ini adalah siswa mampu menguasai empat karakteristik ISMUBA berbasis aktifitas yaitu berkarakter, berfikir holistik, berjiwa integratif, dan peserta didik berkemajuan. Maksud dari kalimat tersebut  diartikan secara umum adalah  peserta didik yang mampu menerapkan etika, akhlak, berilmu pengetahuan, dan beradab sesuai dengan relevansi zaman. 

Jiwa berkarakter ISMUBA inilah yang nantinya akan melahirkan generasi Islam Rahmatan Lil'alamiin yaitu Rahmat bagi seluruh alam. generasi Islam yang bukan hanya menguasai teori keilmuan diatas kertas yang mereka pelajari, akan tetapi generasi Islam yang mampu menerapkan teori keIlmuan tersebut dalam kehidupan sehari-hari dan lebih dari itu berdampak bermanfaat besar bagi agama dan bangsa.




Kurikulum ISMUBA berbasis aktifitas yang mana bertitik fokus pada penerapan tiga rumpun keilmuan agama yaitu Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab adalah kurikulum yang di ciptakan dan dikembangkan untuk  menjawab atas kegelisahan umat dalam memandang tantangan belajar dibidang agama bagi generasi Islam masa kini.  Perkembangan zaman yang terus berubah dan bergerak secara dinamis dari waktu ke waktu lambat dan pasti menciptakan pergerakan, pergeseran, dan juga perubahan proses berfikir dan bertindak dalam segala hal. Oleh karenanya, dalam menjawab tantangan tersebut akan sangat penting sekali menerapkan kurikulum ISMUBA berbasis aktifitas ini yaitu sebagai fondasi dalam belajar keagamaan di era modern.

 Melalui kurikulum inilah siswa belajar  keilmuan agama bukan hanya sekedar tentang teori belajar ke Islaman saja, akan tetapi adalah belajar keagamaan yang mampu mengarahkan, mencerahkan dan menjadi benteng pertahanan umat ditengah pesatnya arus keilmuan, tehnologi, dan juga informasi sosial masyarakat yang terus bergerak mengikuti kemajuan zaman. Maka oleh karena itu, Kurikulum ISMUBA berbasis aktifitas adalah fondasi utama dalam melangkah. Menggerakkan generasi Islam untuk terus berjalan, bercara pandang dan mengarahkan kehidupan berfikir kedepan berkemajuan. mampu menyelami gelombang besar dibidang keilmuan, tehnologi, dan informasi dengan penuh integrasi, aktual, dan berjiwa manfaat bagi bangsa dan agama.  Tidak terintimidasi oleh arus besar gelombang teknologi dan informasi yang pesat tersebut. Akan tetapi mampu berjalan beriringan menciptakan dampak yang luas sebagai penimba ilmu pengetahuan dan pencari informasi yang handal dalam menyaring, berfikir, dan memilah sesuai dengan kebermanfaatannya yaitu oleh para calon cendekiawan, anak-anak kebanggaan generasi bangsa dan agama calon pemilik jiwa Islam berkemajuan. 




Friday, 28 August 2026

PENGUATAN GURU PROFESIONAL


Semangat berpendidikan kali ini adalah tentang terus menambah wawasan dan pengetahuan dibidang keilmuan. Hal ini khususnya bagi seorang guru professional yaitu mereka yang terus belajar menimba ilmu menambah wawasan pengetahuan sebagai alat evaluasi kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan.




 

Ilmu akan terus berkembang secara dinamis seiring proses kehidupan yang terus bergerak dan bergulir. Terkhusus bagi seorang guru, ilmu pengetahuan yang dimiliki bukanlah akhir dari wawasan yang telah dipahami. Akan tetapi adalah proses panjang yang akan terus bergerak dan berkembang seiring perkembangan zaman. 

Memahami hal demikian, tentunya wawasan seorang guru harus akan selalu diasah, mengapa?. Karena segala yang bergerak dan berproses tentu akan mengalami perkembangan dan pergeseran. melalui perkembangan dan pergeseran itulah ilmu akan terus bertambah juga bahkan tercipta, beregenerasi dari satu wawasan ilmu kepada wawasan ilmu yang lain. Maka oleh karenanya, wawasan ilmu pengetahuan seorang guru haruslah selalu diasah dan perbaharui secara berkesinambungan. Hal ini agar ilmu dan kegiatan pembelajaran dikelas terlaksana dengan baik dan juga terintregrasikan sesuai dengan perkembangan zaman serta kebutuhan belajar siswa.

Mengintregrasikan ilmu dengan berbagai cabang ilmu lainnya adalah kebutuhan nyata yang saat ini harus mampu diterapkan. Kebutuhan ini biasa disebut dengan kebutuhan soft skill. Penguasaan soft skill saat ini adalah tuntutan kebutuhan yang harus dimiliki oleh murid masa kini. Menguasai kemampuan tersebut adalah bagian dari keberhasilan pendidikan hari ini. Melalui kemampuan soft skill, mampu mengitregrasi keilmuan satu dengan yang lainnya. Menandakan seorang siswa mampu membuka berbagai cara pandang yang baik dan komplek dalam menyelesaikan tantangan hidup. Ilmu yang terintegrasi dengan baik akan mampu membawa dampak positif bagi kehidupan mereka. membawa kemudahan, keamanan, kemaslahatan yang baik sebagai potensi besar bagi penimba ilmu itu sendiri yaitu murid. Mereka adalah penerus peradaban yang harus belajar berkesinambungan. Menuntut ilmu dan mengaplikasikannya dalam kegiatan keseharian. Tak kalah penting juga bagi seorang guru, penggerak peradaban.

Guru sebagai penggerak peradaban. Pengalaman proses pembelajaran yang telah mereka dapatkan adalah bagian dari ilmu yang telah dimiliki seorang guru pada satu cabang ilmu terapan. Ilmu terapan adalah ilmu  yang dihasilkan dari sebuah praktek penerapan. Maka dengan kata lain, ilmu yang didapatkan seorang guru adalah ilmu yang akan terus berkembang dan berkesinambungan dalam penerapannya. Melalui hal tersebutlah, guru professional akan merasa tertuntut untuk selalu memperbaharui ilmu pengetahuan mereka dalam mengimbangi perkembangan zaman. Memperbaharui ilmu pengetahuan yang dimiliki dengan ilmu pengetahuan masa kini. Ilmu yang mampu diterapkan dalam  bidang pendidikan. Menciptakan proses pembelajaran yang sejalan dengan kondisi dan situasi pembelajaran era ini.

Maka oleh karena hal tersebut, bagi seorang guru sendiri seperti seminar nasional, pelatihan ke profesionalan guru, atau kelas workshop pemanfaatan tehnologi masa kini adalah kegiatan yang harus diberikan atau disediakan oleh pemerintah. Digalakkan demi menyongsong kemajuan pendidikan masa kini dan nanti. Kemajuan yang akan membawa perubahan pembelajaran menjadi lebih baik lagi. 

Keberhasilan pelaksanaan pendidikan diatas, telah dipahami dengan baik bahwa peran guru sangat penting. keberhasilan pendidikan tidak akan terlepas dari kemampuan seorang guru dalam memberikan pembelajaran terbaik dikelas mereka. serta menciptakan guru yang memiliki kemampuan yang baik dalam pembelajarannya tidak akan terlepas dari peran pemerintah dalam memberikan ketersediaan ruang edukasi keprofesionalan bagi guru untuk belajar.  berinovasi menciptakan ruang belajar kelas yang menyenangkan dan mengembirakan dalam menuntut ilmu.

Melalui pembelajaran yang menyenangkan dan menggembirakan itulah, ilmu pengetahuan akan sangat mudah didapatkan dikelas. hal ini karena seorang guru sudah mengenal dan menguasai situasi juga kondisi yang terjadi pada proses pembelajaran. Mereka mampu mengidentifikasi juga mengakuisisi kendala apa saja yang akan dihadapi dan dapat menghambat pembelajaran mereka dikelas. Semua hal yang guru dapat lakukan tersebut adalah bagian dari manfaat memberikan kegiatan ruang belajar keprofesionalan bagi guru yaitu mereka sebagai garda terdepan dalam mendidik para penerus generasi bangsa.

Dibawah naungan Kementerian agama, guru diberikan kesempatan mendapatkan prioritas tersebut yaitu pelatihan Nasional dan Internasional agar pengetahuan mereka terus bertambah. Melalui mengaktifkan Akun Google Work Space yang terdapat pada akun EMIS masing-masing guru. Akun yang disediakan bagi guru untuk digunakan dalam mengakses kegiatan pembelajaran pada website ruang belajar yaitu Gema Kelas Masa Kini. Merupakan kesempatan emas untuk guru belajar memperbaharui ilmu pengetahuan yang telah dimiliki dengan Ilmu pengetahuan baru.  Demi satu tujuan mulia yaitu ingin senantiasa menyajikan sistem pembelajaran yang menyenangkan dan mendalam bagi siswanya.

Kegiatan hebat ini tidak boleh terlewatkan bagi guru professional itu sendiri. Hal ini karena berbagai pemanfaatan media pembalajaran masa kini dan bagaimana menggali informasi ilmu pengetahuan yang dibahas dalam Gema Kelas Masa kini disajikan dengan bobot keilmuan yang luas dan mendalam. Mendapatkan sumber-sumber referensi belajar dan juga sumber ilmu yang saling komprehensif.  Akun belajar yang bertujuan untuk menggali ilmu pengetahuan dengan sedalamnya untuk mendapatkan pemahan yang seluas-luasnya. Adalah bagian dari tugas kelas di Gema Masa Kini.








Terus menjadi guru profesional yang berkemajuan. Maju dengan ilmu pengetahuan dan Tehnologi dengan tetap berlandasakan nilai Islami.




Wednesday, 4 March 2026

MENJADI GURU PEMBELAJAR

 Semangat belajar kali ini membahas mengenai menjadi seorang guru pembelajar di era melesatnya kecanggihan teknologi. 

Saat ini menjadi guru pembelajar adalah fenomena kemajuan berfikir seorang guru. Mengapa ini menjadi fenomena?. Trend merupakan alasan mengapa seorang guru harus menjadi pembelajar sejati di tengah kemlesatan teknologi. Tak ada kata kurangnya kesempatan atau minimnya waktu, apalagi terhalang usia. Guru pembelajar adalah fenomena budaya sosial menuju masyarakat berkembang dan berkemajuan. 

Jika dahulu ada alasan banyak guru belum mampu menyelesaikan masa study mereka karena berbatas waktu, kesempatan dan jarak. Maka semua aspek tersebut dimasa kini terhapuskan. Tidak ada kata putus dengan kemajuan tekhnologi dan kesadaran pentingnya pendidikan untuk terus dilakukan oleh seorang guru di era ini. 

Menjadi guru pembelajar adalah tren yang harus di gaungkan oleh setiap pengabdi pendidikan. Mengapa? Karena setiap waktu yang diberikan adalah kesempatan mencetak generasi emas mendatang. Melalui cara trend, maka mengenai perkembangan pendidikan akan sangat mudah untuk dijangkau dan diakses  terutama oleh guru pembelajar. Menjadi kebanggaan masa kini bahwa guru bukan hanya mengajar apa yang telah diketahuinya tetapi juga adalah menjadi pembelajar sejati yang mampu mendidik diri dan juga generasi secara berkesinambungan sesuai dengan perkembangan zaman berkemajuan.

Maka untuk memulai menjadi guru pembelajar yaitu dengan memiliki pemahaman dan kesadaran yang harus ditanamkan di setiap diri seorang guru. Bahwasanya pendidikan akan selalu berkembang sesuai dengan berkembangnya ilmu pengetahuan. Maka seorang guru pun harus mengikuti arus pengetahuan tersebut. Yaitu dengan selalu haus akan ilmu pengetahuan, terus memperbaharui dan menambah ilmu baru dari waktu ke waktu. Selalu belajar di kala ada kesempatan. Juga menyisihkan sebagian waktu untuk terus menambah ilmu. Karena sejatinya ilmu tidak akan mungkin bisa bertambah, jika kita tidak berusaha untuk meluangkannya dan meluangkan waktu adalah ketekatan yang harus dikobarkan oleh diri seorang guru.

Terus mengambil peluang dari berbagai platform pendidikan yang saat ini tersedia di situs dan website yang mudah dijangkau. Platform pendidikan ini tentunya memiliki berbagai kegiatan ataupun event pendidikan yang bergerak dalam menjangkau berbagai kebutuhan pendidikan yang sangat mungkin untuk diterapkan. Baik sifatnya berkaitan dengan media pendidikan maupun juga penerapan strategi pendidikan itu sendiri. 

Mudahnya platform-platform pendidikan tersebut diakses dan dijangkau oleh guru masa kini. Maka menjadi guru pembelajar adalah suatu keharusan. Belajar secara berkesinambungan dan bergerak aktif dalam mencapai tujuan-tujuan pendidikan. Terus memperbaiki diri menjadi guru pembelajar adalah  kebanggaan menjadi seorang guru itu sendiri dan bagian dari Marwah pendidikan masa kini. Maka marilah terus menjadi guru pembelajar berkemajuan mencetak generasi berperadaban dari seorang guru yang terus belajar menggali ilmu pengetahuan.

Terima kasih untuk Paragon group telah memberikan kesempatan kepada kami untuk menjadi seorang guru pembelajar. Semoga perjalanan belajar ini, kami dapat menyelesaikannya sampai di tahap akhir. Aammiin. SEMANGAT MENJADI GURU PEMBELAJAR BERKEMAJUAN. 😊






Saturday, 31 January 2026

MENEMPA KARAKTER DIBALIK GALENGAN :Petualangan Pandu Hizbul Wathan Menjelajah Alam



Semangatbelajar_ Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) bukan sekadar organisasi kepemudaan biasa. Sebagai organisasi otonom di bawah naungan Muhammadiyah, HW membawa misi besar untuk membentuk pribadi yang berakhlak mulia, mandiri, dan cinta tanah air. Salah satu metode yang paling efektif dan dinanti oleh para siswa adalah kegiatan Tadabbur Alam atau menjelajah alam.

Baru-baru ini, para siswa tingkat anak-anak dan Pengenal diajak untuk keluar dari zona nyaman ruang kelas menuju laboratorium alam yang paling nyata: area persawahan di sekitar lingkungan sekolah. Bukan sekadar jalan-jalan, kegiatan ini merupakan simulasi kehidupan yang penuh dengan instruksi, tantangan, dan pelajaran tentang kekompakan.

Menyatu dengan Alam: Menyusuri Pematang dan Lumpur

Kegiatan dimulai sejak matahari masih malu-malu menampakkan sinarnya. Dengan seragam kebanggaan berwarna krem dan hijau, para pandu berkumpul dengan semangat yang meluap. Medan yang dipilih kali ini adalah bentang persawahan yang luas. Mengapa sawah? Karena sawah adalah simbol kearifan lokal sekaligus medan yang menguji ketangkasan fisik.

Menjelajah persawahan mengharuskan siswa untuk berjalan di atas "galengan" atau pematang sawah yang sempit. Di sini, keseimbangan fisik diuji. Satu langkah salah, kaki akan terperosok ke dalam lumpur. Namun, di situlah letak keseruannya. Suasana alam yang asri, bau tanah yang khas, dan hamparan padi yang menguning menjadi latar belakang yang sempurna untuk belajar menghargai ciptaan Allah SWT.

Menuntaskan Misi: Ketegasan dalam Instruksi

Dalam penjelajahan ini, panitia atau pembina telah menyiapkan beberapa pos yang harus dilewati. Di setiap pos, setiap kelompok diberikan instruksi dan tugas yang berbeda-beda. Tugas ini dirancang untuk mengasah kognitif dan keterampilan praktis siswa, seperti:

1.      Membaca Sandi dan Isyarat: Siswa diminta memecahkan teka-teki sandi kotak atau semapore untuk menentukan arah perjalanan selanjutnya.

2.      Identifikasi Flora: Mengenali jenis-jenis tanaman di sekitar sawah dan manfaatnya bagi ekosistem.

3.      Ketangkasan Pionering: Membuat struktur sederhana menggunakan tali dan tongkat untuk menyeberangi saluran irigasi kecil.

Kunci keberhasilan dalam tahap ini adalah kepatuhan pada instruksi. Dalam Hizbul Wathan, ketaatan kepada pemimpin (selama dalam kebaikan) adalah prinsip utama. Seorang pandu diajarkan untuk mendengarkan dengan saksama, memahami perintah, dan mengeksekusinya dengan cepat tanpa banyak mengeluh.



Kekompakan Kelompok: Tidak Ada yang Tertinggal

Inti dari penjelajahan alam adalah kerja sama tim (teamwork). Di medan persawahan yang licin, ego individu harus dikesampingkan. Seringkali ditemui momen di mana satu anggota kelompok kesulitan mendaki tanjakan tanah atau ragu melompati parit. Di sinilah peran teman sekelompok diuji.

Kekompakan bukan hanya soal mencapai garis finis bersama-sama, tetapi bagaimana memastikan setiap anggota kelompok merasa aman dan dihargai. Pemimpin regu harus mampu membagi tugas: siapa yang membawa perlengkapan, siapa yang menjadi pembuka jalan, dan siapa yang menjaga barisan paling belakang. Jika satu orang gagal menyelesaikan tugas di pos, maka seluruh kelompok dianggap belum tuntas. Ini mengajarkan bahwa keberhasilan kolektif jauh lebih berharga daripada prestasi individu.

Hikmah di Balik Lelah: Pelajaran untuk Masa Depan

Setelah menempuh perjalanan berkilo-kilometer dan menyelesaikan berbagai tantangan, para siswa kembali ke sekolah dengan baju yang mungkin kotor oleh lumpur, namun dengan binar mata yang berbeda. Ada beberapa hikmah mendalam yang bisa dipetik dari kegiatan ini:

1. Tadabbur Alam: Rasa Syukur yang Mendalam

Menjelajah alam membuat siswa sadar akan kebesaran Tuhan. Dengan melihat bagaimana padi tumbuh, bagaimana air mengalir di irigasi, dan bagaimana ekosistem bekerja, muncul rasa syukur yang tulus. Hal ini memperkuat aspek religiusitas yang menjadi pondasi utama Hizbul Wathan.

2. Melatih Resiliensi (Ketangguhan)

Kehidupan tidak selalu semulus lantai kelas yang dikeramik. Terkadang kita harus melewati jalan berlumpur dan terik matahari. Kegiatan ini membangun mental "tahan banting" pada siswa. Mereka belajar bahwa kelelahan adalah bagian dari proses, dan menyerah bukanlah pilihan.

3. Kepemimpinan dan Manajerial

Siswa belajar secara praktis bagaimana mengelola waktu, mengelola tenaga, dan mengelola emosi dalam kelompok. Tekanan di lapangan saat mengerjakan tugas di bawah durasi waktu melatih mereka untuk berpikir kritis dan tetap tenang dalam situasi sulit.



4. Kepedulian Lingkungan

Dengan bersentuhan langsung dengan alam, tumbuh rasa memiliki terhadap lingkungan. Siswa diajarkan untuk tidak meninggalkan sampah di area persawahan dan menghormati milik petani. Ini adalah langkah awal membentuk generasi yang ramah lingkungan.

5. Mempererat Ukhuwah

Penjelajahan ini seringkali menjadi momen di mana persahabatan sejati terbentuk. Kesulitan yang dihadapi bersama di lapangan menciptakan ikatan batin yang kuat antar siswa, melampaui sekadar teman sekelas menjadi saudara seperjuangan.

Kegiatan menjelajah alam dalam Hizbul Wathan bukan hanya tentang aktivitas fisik, tetapi sebuah simulasi kehidupan. Di tengah gempuran era digital yang membuat anak-anak terpaku pada layar gawai, kembali ke alam adalah sebuah kemewahan edukasi yang sangat berharga.

Melalui lumpur sawah, terik matahari, dan instruksi yang menantang, para pandu Hizbul Wathan sedang ditempa menjadi calon pemimpin masa depan yang kokoh fisiknya, cerdas otaknya, dan mulia akhlaknya. Sebagaimana semboyan HW, "Fastabiqul Khairat"—berlomba-lombalah dalam kebajikan, kegiatan ini adalah salah satu cara terbaik untuk mengimplementasikannya.

Semoga semangat penjelajahan ini terus membekas dalam diri setiap siswa, menjadikan mereka pribadi yang tidak hanya ahli dalam teori, tetapi juga tangguh dalam aksi nyata di tengah masyarakat.









Tuesday, 27 January 2026

Kegiatan Pembelajaran Bahasa Arab: Mengidentifikasi Alat-Alat Transportasi


Pembelajaran bahasa Arab di sekolah akan menjadi lebih menarik apabila dikemas melalui kegiatan yang aktif dan kontekstual. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah pembelajaran mengidentifikasi alat-alat transportasi dalam pelajaran bahasa Arab. Kegiatan ini dirancang untuk membantu siswa mengenal kosakata bahasa Arab melalui pengalaman langsung, sehingga pembelajaran tidak hanya berpusat pada hafalan, tetapi juga pada pemahaman dan praktik.




Kegiatan pembelajaran diawali dengan apersepsi yang dilakukan oleh guru. Guru mengajak siswa berdiskusi tentang alat-alat transportasi yang sering mereka lihat dan gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Siswa menyebutkan berbagai jenis alat transportasi seperti sepeda, sepeda motor, mobil, dan bus. Melalui diskusi ini, guru mengaitkan pengalaman siswa dengan materi pelajaran bahasa Arab yang akan dipelajari.

Setelah itu, guru menjelaskan tujuan pembelajaran, yaitu agar siswa mampu mengidentifikasi alat-alat transportasi, mengetahui nama-namanya dalam bahasa Arab, serta mengekspresikannya melalui kegiatan menggambar dan presentasi sederhana. Guru juga memperkenalkan beberapa kosakata bahasa Arab terkait alat transportasi sebagai contoh, agar siswa memiliki gambaran awal sebelum mengerjakan tugas.

Pada kegiatan inti, siswa diminta membuka buku pelajaran masing-masing. Siswa kemudian mengidentifikasi alat-alat transportasi yang mereka ketahui dan memilih beberapa di antaranya untuk digambar. Setiap siswa menggambar alat transportasi tersebut di buku pelajaran sesuai dengan imajinasi dan pemahaman masing-masing. Kegiatan menggambar ini membuat siswa terlihat antusias dan fokus dalam mengikuti pembelajaran.

Setelah selesai menggambar, siswa melanjutkan dengan mewarnai gambar yang telah dibuat. Mereka menggunakan pensil warna untuk memperindah hasil karya. Kegiatan mewarnai tidak hanya melatih kreativitas dan motorik halus siswa, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri terhadap hasil pekerjaan mereka sendiri.

Langkah selanjutnya adalah menuliskan kosakata bahasa Arab pada setiap gambar alat transportasi. Dengan bimbingan guru, siswa mencantumkan nama alat transportasi dalam bahasa Arab, seperti sepeda (دَرَّاجَةٌ), mobil (سَيَّارَةٌ), dan sepeda motor (دَرَّاجَةٌ نَارِيَّةٌ). Guru mendampingi siswa untuk memastikan penulisan kosakata sudah benar dan sesuai.

Setelah semua siswa menyelesaikan tugas menggambar, mewarnai, dan menuliskan kosakata, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi di depan kelas. Siswa secara bergantian maju bersama teman-temannya untuk menunjukkan hasil pekerjaan mereka. Setiap siswa menyebutkan alat transportasi yang digambar serta membaca kosakata bahasa Arabnya dengan suara lantang. Teman-teman yang lain mendengarkan dengan tertib dan memberikan apresiasi.

Kegiatan demonstrasi ini melatih keberanian siswa untuk berbicara di depan kelas, meningkatkan kemampuan berbahasa Arab secara lisan, serta menumbuhkan sikap saling menghargai antar teman. Suasana kelas menjadi hidup dan menyenangkan karena siswa terlibat aktif dalam setiap tahapan pembelajaran.

Melalui kegiatan pembelajaran ini, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang kosakata alat-alat transportasi dalam bahasa Arab, tetapi juga mengembangkan kreativitas, kepercayaan diri, dan kemampuan berkomunikasi. Pembelajaran bahasa Arab menjadi lebih bermakna karena siswa belajar melalui pengalaman langsung.

Dengan demikian, kegiatan mengidentifikasi alat-alat transportasi dalam pelajaran bahasa Arab merupakan salah satu contoh pembelajaran yang efektif dan menyenangkan. Kegiatan ini mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, kreatif, dan berpusat pada siswa, sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan optimal.









Tuesday, 25 November 2025

Guru yang Menciptakan Impian Teruntuk Hari Guru Nasional



Halo anak-anakku yang hebat, yang saya sayangi 😊

Hari ini, kita merayakan Hari Guru. Hari ini adalah hari istimewa bagi saya, dan juga bagi kalian. Kalian tahu, bagi seorang guru seperti saya, hal yang paling berharga di dunia ini adalah kalian murid-murid saya.

Saya berdiri di depan kelas setiap hari, bukan hanya untuk mengajar sahaja. Saya ada di sana untuk menanam berbutir-butir benih, dimana semua benih itu kelak akan tumbuh menjadi pohon-pohon impian kalian. Saya ingin kalian tahu bahwa setiap pelajaran yang saya berikan, setiap nasihat yang saya ucapkan, dan setiap tugas yang saya berikan, semuanya memiliki tujuan tunggal: untuk membantu kalian menjadi versi terbaik dari diri kalian di masa depan.

Saya sering melihat mata kalian bersinar ketika kalian berbicara tentang apa yang ingin kalian capai. Ada yang ingin menjadi dokter hebat yang menyembuhkan banyak orang. Ada yang bercita-cita menjadi insinyur yang membangun jembatan kokoh. Ada yang ingin menjadi penulis, seniman, pengusaha, atau bahkan atlet kelas dunia. Semua impian itu sungguh indah, dan saya ingin kalian tahu, saya percaya pada impian kalian.

Kalian adalah generasi penerus. Masa depan bangsa ini ada di tangan kalian yang saat ini masih duduk di bangku sekolah. Mungkin saat ini kalian merasa sulit dengan pelajaran tertentu, atau merasa lelah karena harus belajar. Itu wajar. Tapi, ingatlah bahwa setiap kesulitan adalah batu loncatan.

Peran saya di sini, di sekolah ini, di ruang kelas ini, adalah sebagai pemandu. Saya bukan orang yang akan berjalan untuk kalian, tetapi saya adalah orang yang akan memastikan kalian memiliki peta, kompas, dan bekal yang cukup untuk perjalanan panjang kalian. Saya ingin kalian berani bermimpi besar, lebih besar dari apa pun yang pernah kalian bayangkan.

Ingatlah selalu kata-kata ini: Pendidikan adalah sayap yang akan membawa kalian terbang tinggi.

Ketika kalian meninggalkan gerbang sekolah ini suatu hari nanti, saya tidak hanya ingin kalian lulus dengan nilai yang baik. Saya ingin kalian lulus dengan karakter yang kuat, hati yang tulus, dan semangat pantang menyerah. Saya ingin kalian menjadi orang yang bermanfaat, orang yang bisa menyelesaikan masalah, bukan sekadar lari dari masalah.

Impian tidak akan terwujud hanya dengan berkhayal. Impian butuh kerja keras, butuh disiplin, butuh doa, dan butuh pengorbanan. Saya berharap kalian terus belajar dengan tekun, tidak pernah berhenti membaca, dan selalu ingin tahu.

Di Hari Guru ini, izinkan saya mengucapkan janji: Saya akan terus mendukung kalian. Saya akan terus mengajarkan yang terbaik yang saya tahu. Dan saya akan selalu bangga melihat setiap langkah kecil yang kalian ambil menuju kesuksesan.

Teruslah kejar impian kalian. Raih cita-cita kalian, setinggi bintang di langit. Saya, guru kalian, akan selalu menjadi orang pertama yang bertepuk tangan paling keras untuk keberhasilan kalian.



Terima kasih telah menjadi bagian dari impian saya.

Selamat Hari Guru






Sunday, 16 November 2025

Menjadi Guru Profesional di Tengah Berbagai Tuntutan




Profesi guru adalah panggilan mulia. Namun, menjadi guru profesional di zaman sekarang bukan perkara mudah. Guru dituntut harus "hadir sepenuhnya" oleh berbagai pihak: sekolah (dengan kurikulum, administrasi, dan target akademik), keluarga siswa (dengan harapan tinggi terhadap kemajuan anak), dan masyarakat (sebagai teladan moral dan sosial).

Bagaimana cara menyeimbangkan semua tuntutan ini dan tetap menjadi guru yang profesional dan bahagia? Kuncinya terletak pada pengembangan diri dan manajemen waktu yang bijaksana.

1. Kuasai “Empat Pilar” Kompetensi Guru

Seorang guru profesional harus menguasai empat kompetensi utama. Ini adalah fondasi yang akan membuat Anda dihormati di sekolah dan dipercaya oleh orang tua.

 * Kompetensi Profesional (Pintar Materi): Guru harus benar-benar menguasai mata pelajaran yang diajarkan dan selalu mengikuti perkembangan ilmu terbaru.

 * Kompetensi Pedagogik (Pintar Mengajar): Ini tentang cara membuat pelajaran jadi menarik dan mudah dimengerti. Gunakan metode yang bervariasi, sesuaikan dengan karakter siswa, dan manfaatkan teknologi.

 * Kompetensi Kepribadian (Pintar Sikap): Jadilah teladan yang baik. Bersikaplah dewasa, sabar, dan berwibawa. Tunjukkan kasih sayang dan empati kepada semua siswa.

 * Kompetensi Sosial (Pintar Bergaul): Mampu berkomunikasi dengan baik, santun, dan efektif. Ini berlaku untuk siswa, sesama rekan guru, kepala sekolah, orang tua, dan masyarakat sekitar.


2. Atur Batasan (Batasan Waktu dan Energi)

Tuntutan dari sekolah, keluarga, dan masyarakat sering kali melebihi jam kerja normal. Untuk menghindari kelelahan (burnout), Anda perlu pintar mengatur batasan:

 * Fokus di Sekolah: Saat di sekolah, fokuslah pada tugas mengajar dan administrasi. Selesaikan sebanyak mungkin pekerjaan di sana.

 * Waktu untuk Keluarga: Tentukan waktu di malam hari atau akhir pekan yang sepenuhnya untuk keluarga dan istirahat. Jangan buka email atau koreksi tugas di waktu ini, kecuali ada hal mendesak.

 * Jalin Komunikasi Positif: Daripada menunggu masalah, jalinlah komunikasi yang baik dengan orang tua siswa sejak awal. Gunakan bahasa yang sederhana. Tunjukkan bahwa Anda peduli pada kemajuan anak mereka, dan bukan hanya menuntut. Ini akan mengurangi kritik di kemudian hari.


3. Terus Belajar dan Berkolaborasi

Dunia terus berubah, begitu juga dunia pendidikan. Guru profesional harus mau terus belajar.

 * Ikuti Pelatihan: Jangan segan mengikuti pelatihan tentang teknologi baru, metode mengajar yang inovatif, atau cara menghadapi masalah siswa.

 * Bergabung dengan Komunitas Guru: Masuklah dalam Kelompok Kerja Guru (KKG) atau komunitas sejenis. Di sini, Anda bisa berbagi kesulitan dan belajar dari pengalaman rekan guru lain yang sukses.

 * Minta Umpan Balik: Sesekali, mintalah masukan dari rekan kerja atau siswa tentang cara mengajar Anda. Menerima kritik dengan lapang dada adalah tanda profesionalisme.


Oleh karena itu, menjadi guru profesional saat ini di tengah berbagai tuntutan adalah tentang menjadi seimbang. Kuatkan fondasi kompetensi Anda, bijaklah dalam mengatur waktu, dan teruslah belajar. Dengan begitu, Anda bisa memberi yang terbaik di kelas, hadir untuk keluarga, dan tetap menjadi anggota masyarakat yang berharga, tanpa mengorbankan diri sendiri.



Monday, 10 November 2025

Semangat Memperingati Hari Pahlawan Bagi Kami

 

Halo teman-teman semua! Kalian tahu tidak, setiap tanggal 10 November, seluruh rakyat Indonesia merayakan hari yang sangat istimewa, apakah hari itu? Ya, apalagi kalau bukan Hari Pahlawan 😊



Pernahkah kalian berpikir, mengapa hari ini begitu penting dan harus selalu kita ingat? Bagi kami—anak-anak, guru, dan semua yang mencintai Indonesia—Hari Pahlawan bukan sekadar hari biasa. Hari ini adalah hari untuk mengingat untuk selalu belajar, berterima kasih, dan berjanji untuk menjadi lebih baik 😊.

Mari kita simak lebih dekat, apa sebenarnya Hari Pahlawan itu, bagaimana kami merayakannya, dan pelajaran apa yang bisa kita ambil.

A. Pengertian Hari Pahlawan

Coba bayangkan: Indonesia yang sekarang kita tempati ini. Dimana kita bisa bermain, bersekolah, dan berkumpul dengan bebas adalah dulunya tidak seperti ini. 

Dulu, negara kita dijajah oleh bangsa asing selama bertahun-tahun. Kehidupan saat itu sangat sulit, penuh aturan yang tidak adil, dan rakyat kita tidak bebas menentukan nasib sendiri.

Nah seiring perjuangan demi perjuangan dan berjalannya waktu, Indonesia sudah menyatakan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945 pun, ternyata perjuangan belum selesai. Masih ada bangsa asing yang ingin kembali menguasai Indonesia.

Hal itu terjadi di kota besar bernama Surabaya pada tanggal 10 November 1945. Saat itu, ada pertempuran besar-besaran yang sangat heroik. Pahlawan-pahlawan kita, yang berbekal semangat yang menyala-nyala, berani melawan tentara asing yang memiliki senjata lebih canggih.

Mereka berjuang tanpa rasa takut! Mereka tahu bahwa mempertahankan kemerdekaan adalah harga mati. Banyak pahlawan yang gugur atau meninggal dunia, demi melindungi kemerdekaan yang baru saja kita raih.

Maka, apa itu Hari Pahlawan?


Hari Pahlawan adalah hari nasional yang kita peringati untuk mengenang dan menghormati jasa-jasa para pahlawan yang telah berjuang, berkorban, dan gugur dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia, terutama peristiwa pertempuran hebat di Surabaya pada tanggal 10 November 1945.

Kita merayakan hari ini agar kita tidak pernah lupa bahwa kemerdekaan yang kita nikmati sekarang didapatkan dengan pengorbanan yang sangat besar. Mereka adalah orang-orang hebat yang mencintai negara ini lebih dari diri mereka sendiri.

B. Kegiatan Kami: Upacara, Mewarnai gambar pahlawan dan melihat vidio

Bagaimana cara kami merayakan Hari Pahlawan? Kami tidak merayakannya dengan pesta, tetapi dengan kegiatan yang penuh makna dan rasa hormat.

1. Upacara Bendera yang Khidmat

Kami semua, dari siswa kelas satu sampai kelas enam, berkumpul di lapangan sekolah. Kami berbaris rapi dan mengikuti Upacara Bendera. Upacara ini sedikit berbeda dari upacara hari Senin biasa, teman-teman. Semuanya terasa lebih khidmat (penuh hormat dan serius).

Melalui upacara ini, kami belajar tentang disiplin, rasa hormat, dan cinta tanah air. Kami merasa lebih dekat dengan semangat para pahlawan.

2. Lomba Menggambar: Mengenang Lewat Karya


Setelah upacara, kegiatan berlanjut dengan sesuatu yang paling disukai anak-anak: Menggambar!

Kami mengadakan lomba menggambar dengan tema "Pahlawanku" atau "Semangat 10 November".

 ✅Apa yang Kami Gambar? Ada yang menggambar Bapak Soederman yang sedang berpidato membakar semangat, ada yang menggambar para pejuang membawa bambu runcing (senjata sederhana pahlawan), ada juga yang menggambar suasana pertempuran dengan api dan ledakan.

 ✅Makna Gambar: Setiap coretan pensil dan warna krayon yang kami gunakan adalah cara kami mengucapkan "Terima Kasih" kepada para pahlawan. Dengan menggambar, kami mencoba menghidupkan kembali kisah keberanian mereka di atas kertas.

Kegiatan menggambar ini membuat perayaan Hari Pahlawan terasa ceria dan kreatif, tetapi tetap penuh makna.

3. Melihat Vidio pertempuran 10 November disurabaya.



Adalah kegiatan inti yang tak luput dari pentingnya memperingati hari ini. Menyaksikan suatu film adalah bagian dari mengingatkan kembali sejarah perjuangan para pahlawan dalam membela kemerdekaan bangsa. 

Melalui film pendek kita dapat mengingat bahwa perjuangan para pahlawan dalam mengakkan kemerdekaan tidaklah mudah oleh karenanya dalam menjaga kemerdekaan negara dan juga mengisi hal-hal baik didalamnya adalah suatu keharusan bagi kita.

C. Hikmah Memperingati Hari Pahlawan Bagi Generasi Masakini

Nah, ini bagian yang paling penting. Setelah tahu siapa itu pahlawan dan bagaimana kami merayakannya, lalu apa gunanya semua itu bagi kita, Generasi Masakini?

Kita tidak perlu lagi mengangkat senjata dan berperang melawan penjajah. Karena perjuangan hari ini adalah perjuangan baru. Maksudnya adalah perjuangan yang berbeda dengan masanya.

Inilah beberapa pelajaran atau Hikmah (manfaat yang sangat baik) dari memperingati Hari Pahlawan:

1. Semangat Belajar yang Pantang Menyerah

Pahlawan berjuang merebut kemerdekaan dengan semangat yang tidak pernah padam. Mereka terus mencoba, meskipun berkali-kali kalah atau menghadapi kesulitan yang luar biasa.

Bagi kita: Perjuangan kita adalah di Sekolah! Jadilah pahlawan di kelas. Jangan mudah menyerah saat mengerjakan PR yang sulit, jangan malas bangun pagi untuk sekolah, dan jangan takut saat nilai ulangan kita kurang baik. Teruslah belajar dan mencoba hingga kita sukses. Ingat, belajar adalah cara kita berjuang untuk masa depan Indonesia.



2. Rela Berkorban dan Peduli

Para pahlawan rela meninggalkan kenyamanan diri mereka, bahkan nyawa mereka, demi kebahagiaan orang banyak (seluruh rakyat Indonesia). Mereka tidak mementingkan diri sendiri.

Bagi kita: Kita bisa meniru sifat rela berkorban dan peduli ini dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya:

 ✅ Rela membantu teman yang kesulitan belajar.

 ✅ Rela membagi bekal makanan dengan teman yang tidak membawa.

 ✅ Rela menjaga kebersihan sekolah dan lingkungan, meskipun bukan tugas kita.

 ✅ Rela menjaga persatuan dan tidak membeda-bedakan teman, meskipun kita berbeda suku atau agama.

Inilah wujud kepahlawanan kecil yang bisa kita lakukan.

3. Disiplin dan Tanggung Jawab

Seorang pejuang harus disiplin dan bertanggung jawab atas tugasnya di medan perang.

Bagi kita: Jadilah anak yang disiplin dan bertanggung jawab. Kerjakan tugas sekolah tepat waktu, rapikan mainan setelah bermain, patuhi nasihat orang tua dan guru. Disiplin adalah modal untuk menjadi orang sukses dan berguna bagi bangsa.

4. Menghargai dan Mencintai Indonesia

Hari Pahlawan mengingatkan kita betapa indah dan berharganya negara kita. Pahlawan telah memberikan segalanya agar kita bisa hidup di Indonesia yang merdeka.

Bagi kita: Tunjukkan rasa cinta kita pada Indonesia dengan cara:

 ✅ Menggunakan Bahasa Indonesia dengan baik.

 ✅Bangga dengan budaya Indonesia (tarian, lagu, makanan).

 ✅Menjaga alam Indonesia agar tetap bersih dan indah.


Penutup

Teman-teman, Makna Memperingati Hari Pahlawan Bagi Kami sangatlah sederhana namun mendalam:

"Kami berterima kasih atas semua pengorbanan, dan kami berjanji akan melanjutkan perjuangan dengan cara kami: menjadi anak Indonesia yang cerdas, disiplin, peduli, dan pantang menyerah. Kami adalah pahlawan masa depan!"

Ayo, mari kita jadikan setiap hari sebagai kesempatan untuk melakukan kebaikan dan menunjukkan semangat pahlawan di dalam diri kita! Selamat Hari Pahlawan!.



Thursday, 6 November 2025

ASYIK DALAM MENERAPKAN METODE DISKUSI

 Semangat belajar kali ini membahas mengenai belajar kita bersama siswa kelas 4 dan 5 dengan melaksanakan metode diskusi. 


Dalam jurnal pendidikan Etheses UIN Wasil Kediri  telah ditulis oleh Basyirudin mengenai metode diskusi yaitu suatu cara mempelajari materi pelajaran dengan memperdebatkan masalah yang timbul dan saling mengadu argumentasi.

Maka dari pengertian di atas dipahami bahwa metode diskusi adalah salah satu metode ataupun cara mempelajari materi dengan melalui menjawab pertanyaan yang disajikan oleh pendidik. Metode diskusi  biasa dilakukan untuk menumbuhkan daya berpikir kritis dan memecahkan masalah oleh siswa. 




Berdiskusi sangat baik dilakukan guna memecahkan masalah dan mengambil suatu keputusan. Cara ini dapat diterapkan dengan menyesuaikan materi. Selain itu, melalui Metode ini pendidik atau guru dapat mengukur kemampuan dan juga dalamnya pemahaman siswa mengenai materi yang diajarkan. Selain digunakan untuk mengukur kedua hal tersebut, nilai tambah lainnya dalam penerapan metode ini ialah siswa dapat mengasah kemampuan komunikasi mereka dengan sesama anggota diskusi.

Biasanya dalam penerapan metode ini jika dilaksanakan dengan semestinya, maka akan menghasilkan dan menciptakan daya berpikir siswa yang lebih kreatif dan inovatif, Mengapa demikian? 

Karena dalam penerapan metode ini, siswa diajarkan untuk memperdalam dan menggali pengetahuan mereka akan suatu materi yang sedang dipelajari. Proses penggalian pengetahuan ini tentunya, siswa akan bertukar pikiran satu sama lain dan juga bertukar pendapat mereka, dimana akan menghasilkan informasi baru berkaitan dengan materi yang lebih signifikan lagi. selain  bertujuan memperdalam pemahaman juga siswa akan diasah untuk mahir dalam berkomunikasi dengan baik.  Sehingga melalui berdiskusi inilah pemikiran siswa akan selalu terangsang untuk menemukan hal-hal yang baru berpikir lebih kreatif dan inovatif. Selain nilai tambah lainnya, kemampuan komunikasi mereka bertambah yaitu siswa mampu menyampaikan pendapat mereka dengan baik dan memutuskan segala sesuatu dengan hasil mufakat bersama . 

Maka dari hal tersebut, dalam penerapan metode ini oleh siswa kelas 4 dan 5  menghasilkan sebuah pengalaman bahwa , pemahaman baru atau ilmu baru mengenai informasi dari materi yang mereka dapatkan muncul melalui proses diskusi. Selain itu juga, mereka mampu memecahkan masalah dengan sebaiknya melalui bermusyawarah mengambil sebuah keputusan sebagai hasil diskusi yang mereka laksanakan. Hal ini sebagai bagian dari tanggung jawab bersama untuk menentukan hasil diskusi yang akan mereka usung bersama.

Oleh karenanya metode diskusi adalah salah satu metode yang pelaksanaannya tidak akan pernah lekang oleh waktu. Hal ini karena, dalam pelaksanaannya selalu dapat diterapkan diberbagai situasi dan kondisi. Juga selalu menumbuhkan daya fikir dan berkomunikasi dengan baik disetiap keadaan.  Dimana kemampuan dan keterampilan ini selalu akan digunakan ketika mereka bersosialisasi kepada sesama teman di sekolah, juga berinteraksi sosial dalam kehidupan sehari-hari dirumah.




Wednesday, 22 October 2025

HARI SANTRI UNTUK KITA SEMUA

 Semangat Belajar-kali ini membahas kegiatan kita dalam merayakan hari santri. 

Mengutip pada laman baznas.go.id mengenai hari santri yang dilaksanakan setiap tanggal 22 Oktober. bahwasannya pengertian dari hari santri berkaitan langsung dengan tujuan dicanangkannya hari tersebut. Hari santri adalah hari untuk memperingati peran santri dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. 

Maka dari hal diatas, kita pahami bahwa Hari santri adalah hari dimana kita mengingat momen perjuangan para santri dalam  ikut andil untuk bela negara . Selain mengingat untuk bela negara, hari santri juga bagian dari hari yang digunakan untuk memperkuat dan mengokohkan kembali semangat juang dan rasa kepemilikan sebagai seorang santri untuk terus memperjuangkan agama dan negaranya.

Di era yang modern seperti sekarang ini, tentu seorang santri adalah bagian dari tokoh modern dari generasi muda dalam mempertahankan kemerdekaan. Mengisinya dengan berbagai kegiatan yang mengedepankan kepedulian terhadap kesatuan dan persatuan bangsa. Baik persatuan dalam segi keagamaan maupun dalam kebhinekaan negara.

Santri tentu adalah garda terdepan yang akan menjadi pejuang negara. Mencerminkan pada ajaran agama Islam yang senantiasa mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa. Serta cita-cita dari agama Islam itu sendiri  yaitu menciptakan sebuah negara "Baldatun toyyibatun" yang artinya adalah negara yang yang penuh kebaikan.

Maka mengenai hari ini, mengisi aktivitas dalam memperingati hari santri tentu bisa dilakukan dengan berbagai hal dan contoh salah satunya kegiatan menggambar dan mewarnai yang dilakukan oleh siswa. Setelah melakukan upacara peringatan Hari santri,  kegiatan yang bisa lakukan selanjutnya adalah dengan menggambar suatu tema aktivitas santri yang meramaikan masjid. Gambar boleh dikreasikan dengan bebas sesuai dengan keinginan siswa. Aktivitas menggambar merupakan salah satu cara dalam menanamkan nilai-nilai di dalam diri setiap siswa tentang santri itu sendiri yang dituangkan pada sebuah gambar.



Kegiatan Menggambar adalah salah satu aktivitas yang paling menyenangkan bagi siswa. Hal ini karena mereka dapat menuangkan dan mencurahkan segala apa yang mereka inginkan ke dalam pola warna yang mereka inginkan. Menggambar akan membangkitkan imajinasi mereka dalam memvisualisasikan sebuah nilai kehidupan pada pensil dan kertas. Tentu aktivitas ini sangat membantu untuk memperdalam penanaman nilai dan moral kepada mereka dalam menjadi santri yang bermartabat, Yaitu santri yang membanggakan bagi Agama dan negaranya. Selain tentunya penanaman nilai dan moral itu sendiri sudah diajarkan dalam keseharian mereka ketika berinteraksi selama disekolah.

Maka dari memperingati hari santri ini yang kita harapkan bersama adalah membangun semangat perjuangan untuk terus mengisi kemerdekaan dengan berpegang pada ajaran agama untuk menciptakan negara yang tentram dan damai, Saling tolong-menolong antar umat beragama, dan saling menghormati satu sama lain dalam perbedaan. Menjadi Santri adalah kebanggan yaitu menjadi salah satu ikon pejuang generasi masa kini dalam upaya untuk terus-menerus mencintai negara dan agamanya dalam menggapai cita-cita negara Indonesia yang berkemajuan. Aammiin.

Selamat merayakan hari santri 😊




Friday, 17 April 2020

CERITA SEKOLAHKU

SEKOLAHKU
(Oleh santi pratiwi, kelas 1 A)



Perkenalkan namaku santi.
Aku seorang siswi disalah satu sekolah Teladan di desaku.
Aku adalah siswi kelas 1 ditahun ini.
saat pertama kali masuk sekolah hingga sekarang.
Aku benar-benar sangat mencintai sekolah ku dan teman-teman disana.

Setiap pagi sebelum kita belajar kami selalu diajari oleh ibu dan bapak guru untuk berdoa.

Berdoa adalah bagian dari rasa syukur kita kepada Tuhan atas anugerah yang diberikan kepada kita.

Dengan berdoa maka kita dapat meminta banyak hal salah satunya meminta untuk diberikan ilmu yang bermanfaat.

Saat kita diberikan ilmu yang bermanfaat. 
Maka, kita akan mendapatkan banyak kebaikan seperti Menjadi anak yang mulia, arif, berbakti pada orang tua, negara dan agama.

Selain berdoa, kami juga diajarkan untuk bersungguh-sungguh dalam belajar.
Supaya apa yang kita inginkan dan kita cita-citakan dapat terwujud.

Teman-temanku, mereka adalah siswa-siswi yang pintar dan cerdas.
Selain itu, mereka juga memiliki akhlak yang baik.
Contohnya saja, ketika ada teman yang belum mengerti materi belajar dari bapak atau ibu guru. 
Maka mereka akan senang hati untuk membantu menjelaskan materi itu kembali.

Sedangkan, jika ada teman yang mendapat nilai ulangan tidak maksimal, maka mereka akan menghiburnya dan memberikan semangat untuk belajar.
Sungguh perbuatan mereka sangat terpuji.

Serta untuk ibu dan bapak guruku yang tersayang. 
Mereka adalah guruku yang penyabar dan penyayang.
Setiap kami belajar bersama mereka, kami begitu gembira.
Mereka mengajari kami banyak hal.
Mulai dari agama, kesehatan, kesenian, alam dan lainnya.
Serta Mereka tak henti-hentinya, untuk mengingatkan kepada kami untuk berbuat baik kepada sesama.

Aku sungguh sangat senang belajar bersama ibu dan bapak guru.

Juga sangat senang berteman dengan teman-temanku.

Aku bersyukur kepada Tuhan karena telah memberikan teman-teman, ibu dan bapak guru yang baik seperti mereka.


Dariku untuk yang tersayang :
ibu bapak guru dan teman-teman dirumah.


💝

Oya..! 😃
Itulah sedikit ceritaku tentang pengalaman ku di sekolah.

Sekarang, giliran santi mendengarkan cerita dari kalian tentang :

"pengalaman kalian saat pertama kali berangkat kesekolah"

"Serta berbagai hal apa saja yang kalian dapatkan disana"

Ceritakan dengan dengan jelas ya, 😍
seperti aku..

Lalu kirim cerita kalian di FACEBOOK milik kalian masing-masing lalu tandai fb MIMTCARI.
💕
Semoga cerita kita menginspirasi banyak teman-teman diluar sana,

agar tidak putus sekolah dan selalu semangat untuk belajar menuntut ilmu dimana saja.

Friday, 10 April 2020

Makalah Uraian pendahuluan Pada Makalah, skripsi dan Tesis | Tehnik menulis BAB 1 PENDAHULUAN


BAB
PENDAHULUAN


A. Latar Belakang

Semangat belajar- Pada setiap karya ilmiah yang kita jumpai baik di tempat formal seperti perpustakaan maupun di non formal yaitu media sosial yang kita akses. Kita akan mendapati disana, penulisan karya tulis ilmiah pada sistematika penulisan wajib disajikan secara terstruktur, Mengapa demikian?.

Sistematika penulisan dalam karya ilmiah berbeda dengan karya tulis lainnya. Di dalam karya ilmiah sistematika yang dibutuhkan jauh lebih kompleks atau dituntut dengan runtut dan urut sesuai dengan prosedur atau persyaratan yang di wajibkan. Hal ini dilakukan karena, karya ilmiah adalah sebuah karya tulis yang digunakan untuk melaporkan sebuah aktifitas ilmiah yang dilakukan atau akan dilakukan oleh seseorang atau beberapa orang dalam upaya menyajikan penelitian dalam sebuah karya ilmiah. 

Oleh karenanya, menyajikan sebuah karya ilmiah yang efektif tentu membutuhkan prosedur yang memadai. Guna menghasilkan pemahaman yang baik bagi para  pembacanya. Apalagi bacaan tersebut disajikan untuk para ahli atau pakar atau yang bergelut dibidang ilmiah penelitian dan lainnya. Tentu sangat membutuhkan pemahaman yang baik dan runtut dalam melaporkan peristiwa atau hal apapun itu selama proses penelitian. 

Dari uraian  yang ada diatas maka dapat kita pahami bahwa Membahasa laporan penelitian, maka akan membahas pula prosedur penulisan. Oleh karena itu, pada makalah ini akan menyajikan sebuah prosedur penulisan karya ilmiah yang berkaitan dengan prosedur pertama penulisan dalam karya ilmiah yaitu BAB PENDAHULUAN. 

Pada bab tersebut penulis atau pelapor dituntut harus lebih teliti dan selektif dalam upaya menyajikan laporannya. karena pada bab ini memiliki peranan yang sangat besar dalam menentukan layak atau tidaknya laporan di buat.

Oleh karena itu, para peneliti yang hendak membuat karya ilmiah mereka dituntut untuk cermat pada bagian tersebut. Guna mendapatkan gambaran laporan yang baik untuk disajikan kepada para pembacanya. Maka Berikut ini adalah hal apa saja yang harus disajikan dalam BAB PENDAHULUAN.

B. Rumusan Masalah

Sebelum menyajikan sebuah karya ilmiah, maka kita harus mengetahui permasalahan atau arah berfikir secara mendalam mengenai hal yang membuat sebuah wacana itu tibul dan harus disajikan oleh si penulis kepada para pembaca mengenai penting tidaknya penelitian yang akan atau sudah dilakukan. Maka berikut adalah permasalahan-permasalahan yang timbul dalam membuat serangkaian laporan ini:
1. Apa yang dimaksud dalam laporan Pendahuluan?
2. Apa faedah dari penulisan laporan Pendahuluan?
3. Apa saja yang ditulis pada laporan pendahuluan?

C. Tujuan Penelitian

Pada laporan ilmiah berikut dibuat bertujuan untuk mengetahui hal apa saja yang akan disajikan dalam makalah ini yaitu memahami secara mendalam tentang maksud dari bab pendahuluan, manfaat penyusunan bab pendahuluan, serta sistematika penulisannya dalam laporan tersebut.



BAB 
PEMBAHASAN

1. Laporan pendahuluan

Merupakan sebuah penulisan yang ditunjukan untuk melaporkan hal apa saja yang dapat menggambarkan isi dari laporan tersebut. Laporan pendahuluan sangat penting dalam menulis sajian penelitian. Hal itu karena di bab pendahuluan memiliki gambaran awal dari dimulainya alasan laporan itu dibuat. Seperti misalnya sebuah bangunan suatu gedung pencakar langit atau gedung lainnya. Tentu sangat membutuhkan skema bangunan dalam merancang gedung-gedung tersebut sebagai upaya awal dalam merancang proses pembangunan gedung yang akan berlangsung, berikut pula alat dan bahan yang dibutuhkan. Tentu saja merancang bukanlah pekerjaan yang mudah.  Karena dalam kegiatan merancangan sangat dibutuhkan kefokusan dan kehati-hatian. Karena jika terjadi kesalahan diawal saat merancang, maka tentu akan mengasilkan suatu produk atau output yang tidak maksimal dan Begitu pula sebaliknya.

Oleh karena itu, dalam laporan pendahuluan hal yang dibutuhkan adalah mencari referensi sebanyak-banyaknya guna memperdalam pembahasan dan memperluas wawasan. Sehingga peneliti yang notabene sebagai penulis pun bisa menarik banyak sudut pandang yang baik dan mendalam diberbagai segi. Sebagai upaya memantabkan wacana kepada para pembacanya bahwa laporan yang dibuat dan diadakan adalah laporan yang penting dipahami oleh para pembaca.


2. Faedah Penulisan Laporan Pendahuluan

Faedah atau biasa disebut manfaat adalah hal yang di tunjukkan pada suatu kegunaan secara psikis dan psikomatis. Dimana kegunaan ini memberi pada pemahaman sosial mengenai suatu hal yang berdampak baik dalam pelaksanaannya. Pada setiap hal yang dilakukan oleh peneliti tentunya memiliki dampak yang baik dalam membantu peran sosial dalam diri pembacanya. Namun kebanyakan dalam pelaporan yang kurang kurang baik. Memberikan stigma yang berbeda antara apa yang menjadi tujuan penulis dengan pemahaman pembaca. Oleh karena itu penyajian laporan pendahuluan sangatlah penting sebagai langkah awal dalam membangun dan menarik minat baca para pembaca.

Dalam laporan pendahuluan sangat memiliki dampak awal yang baik oleh para pembaca dan pula keuntungan yang positif bagi penulis. Hal ini karena, dalam laporan pendahuluan memiliki peran yang signifikan dalam membangun asumsi yang baik serta positif oleh para pembacanya. Seperti uraian yang disampaikan sebelumnya. Tentu dalam poin ini sangat tidak mudah karena penulis dituntut untuk mahir dalam menyeleksi dan mengolah kata-kata. Akan tetapi jika poin ini mampu dilaksankan, maka mungkin tidak mungkin para pembaca akan sangat antusias menyelesaikan bacaannya untuk lebih tahu karya penulisan yang sedang mereka baca.
Olehkarena itu sangat penting laporan pendahuluan dibuat. Karena memiliki manfaat yang baik dan menguntungkan bagi pembaca umumnya dan bagi penulis khususnya.


3. Struktur penulisan Laporan Pendahuluan

Dari penjelasan dua poin penting diatas. Maka akan dipahami bahwa, dampak dari tujuan dan manfaat penulisan laporan pendahuluan akan sejalan dengan proses yang harus dilalui dan dilaksankan oleh para penulis laporan. Semakin baik proses yang akan atau sudah dilalui oleh para peneliti dalam menulis laporan. Maka akan semakin baik laporan yang dibuat, dengan diiringi prosedur sistematika penulisan yang epik.
Maka membahas tentang prosedur penulisan pendahuluan. Berikut ini adalah masing-masing sistematika penulisan laporan yang digunakan sesuai dengan kebutuhan dan kegunaannya :

a. Sistematika Laporan Pendahuluan untuk Makalah
1. Latar belakang
2. Rumusan Masalah
3. Tujuan Permasalahan

b. Sistematika Laporan Pendahuluan untuk Skripsi
1. Latar belakang
2. Rumusan masalah
3. Tujuan penelitian
4. Manfaat penelitian
5. Kajian Pustaka
- kerangka teori
- kerangka pikir
- hipotesis

c.Sistematika Laporan Pendahuluan untuk Tesis
1. Latar Belakang
2. Tujuan
3. Tata cara

Dari masing sistematika penulisan berdasarkan kebutuhannya diatas, diketahui bahwa masing-masing kebutuhan laporan memiliki sistematika penulisan yang berbeda-beda. Hal ini sesuai dengan kegunaan dan fungsinya.

Namun dari uraian sistematika diatas dalam sub masing-masing bidang laporan memiliki persamaan dan perbedaan. Hal ini dikarenakan masing-masing sekolah, kampus atau lembaga memiliki aturan berbeda-beda. sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan dari sistematika yang dibutuhkan dimasing-masing instansi tersebut. Sehingha penyusunan laporan di.asing-masing instansi atau lembaga tidak mutlak sama.


BAB
KESIMPULAN

laporan pendahuluan adalah hal penting yang harus di cantumkan dalam sebuah laporan. Karena laporan penelitian adalah bagian yang paling vital guna mendapatkan asumsi positif dari para pembaca sebagai langkah awal penyajian.

Oleh karenanya laporan pendahuluan memiliki sistematika penulisan Yang berbeda-beda sesuai dengan kebutuhannya. Hal itu dikarenakan, setiap laporan memiliki kegunaan yang berbeda pula seperti laporan ilmiah yang berbentuk makalah, skripsi, maupun tesis.




DAFTAR PUSTAKA

Latar Belakang Tesis UNISSULA diakses tanggal 11 April 2020 pada jam 08.00 dilink:
https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=http://mte.unissula.ac.id/mte/wp-content/uploads/2017/09/Panduan-Tesis-MTE.pdf&ved=2ahUKEwiZ5sTAi9_oAhVVWH0KHX3_CbIQFjABegQIDBAG&usg=AOvVaw2x4WI2pT1F--celM-ZpxVa&cshid=1586564076527

BAB 1 PENDAHULUAN PEMBAHASAN diakses tanggal 11 April 2020 pada jam 07.00 dilink:
https://adoc.tips/bab-i-pendahuluan-pembahasan-dalam-tesis-ini-diawali-dengan-.html

BAB 1 PENDAHULUAN PEMBAHASAN oleh Indri Handayani diakses tanggal 11 April 2020 pada jam 07.15 dilinur
https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://indri8.ilearning.me/bab-i-pendahuluan/&ved=2ahUKEwjxrOnRlt_oAhUZfSsKHaiaCasQFjANegQIBhAB&usg=AOvVaw2ja_PP04yfiLFn9UIevfnH