Friday, 25 September 2026

ISMUBA BERBASIS AKTIFITAS (AL-ISLAM, KEMUHAMMADIYAHAN DAN BAHASA ARAB)

 Semangat berpendidikan kali ini membahas mengenai ISMUBA berbasis aktivitas. ISMUBA yang merupakan bahasa istilah dari kata Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab adalah tiga pelajaran khusus yang diberikan pada madrasah ataupun sekolah yang diterapkan di bawah yayasan pendidikan muhammadiyah. 




Secara mendalam, ISMUBA merupakan kurikulum yang diterapkan pada satuan pendidikan yang mewadahi pelaksanaan pendidikan khususnya dibidang keagamaan agar dapat berjalan sesuai dengan tujuan persyarikatan Muhamamadiyah yaitu mencetak generasi Islam berkemajuan. Memandang bahwa begitu pentingnya Kurikulum bagi sistem kemajuan pada satuan pendidikan. Maka olehkarenanya kurikulum ISMUBA pada satuan pendidikan ke Islaman khususnya Muhammadiyah harus diterapkan  guna mencetak generasi Islam berkemajuan yaitu berfikir kritis, berperilaku berintegrasi, berjiwa sosial serta mampu berpandangan hidup yang relevan sesuai dengan kebutuhan zaman.

Kurikulum ISMUBA yang diterapkan saat ini adalah kurikulum ISMUBA berbasis aktifitas. Kurikulum ISMUBA berbasis aktifitas harus  diterapkan bertujuan untuk mewadahi  kegiatan dan ruanglingkup proses pembelajaran didalamnya dapat teroganisir dan terstruktur dengan baik. Melalui terorganisir dan tersetruktur sebuah sistem pembelajaran maka akan semakin mudahnya proses belajar dapat diterapkan dan menghasilkan output yang dapat terukur dengan baik sesuai dengan tujuan dari kurikulum tersebut.

penerapan kurikulum ISMUBA berbasis aktifitas dimulai dari tersusunnya empat komponen sistem kurikulum yaitu Intrakurikuler, Kokurikuler, Ekstrakurikuler, dan pembiasaan. empat komponen ini adalah mesin penggerak sistem pembelajaran dalam menunjang pelaksanaan kurikulum ISMUBA berbasis Aktifitas ini. 

Seperti namanya, Kurikulum ISMUBA berbasis aktifitas adalah kurikulum yang dirancang dan didesain agar siswa sebagai objek pendidikan dapat mampu melaksanakan sistem pembelajaran mereka baik didalam kelas maupun diluar kelas beriringan dan lengkap melengkapi proses belajar.

Kurikulum ini memberikan wadah bagi siswa untuk terus belajar dan menggali potensi diri dalam ilmu pengetahuan yang mereka miliki melalui kegiatan-kegiatan yang dirancang khusus sebagai strategi maupun alat yang menunjang belajar aktif mereka. strategi dan alat khusus ini digunakan untuk memperdalam proses belajar yaitu menerapkan ilmu pengetahuan secara langsung dan aktif dengan tetap berlandaskan teori belajar yang telah  didapatkan dikelas. sehingganya, melalui kurikulum ini, siswa bukan hanya ditekankan agar memiliki wawasan keilmuan dalam teori belajar saja. akan tetapi juga mereka mampu menerapkan teori belajar tersebut dalam segala aktifitas yang mereka dapatkan diluar kelas yaitu bukti bahwa mereka memiliki dampak dan bermanfaat dalam menjalani aktivitas kehidupan sehari-hari. 

Adapun melalui pelaksaan empat komponen struktur belajar ISMUBA berbasis aktifitas ini, harapan dan tujuan akhir dari proses belajar dari kurikulum ini adalah siswa mampu menguasai empat karakteristik ISMUBA berbasis aktifitas yaitu berkarakter, berfikir holistik, berjiwa integratif, dan peserta didik berkemajuan. Maksud dari kalimat tersebut  diartikan secara umum adalah  peserta didik yang mampu menerapkan etika, akhlak, berilmu pengetahuan, dan beradab sesuai dengan relevansi zaman. 

Jiwa berkarakter ISMUBA inilah yang nantinya akan melahirkan generasi Islam Rahmatan Lil'alamiin yaitu Rahmat bagi seluruh alam. generasi Islam yang bukan hanya menguasai teori keilmuan diatas kertas yang mereka pelajari, akan tetapi generasi Islam yang mampu menerapkan teori keIlmuan tersebut dalam kehidupan sehari-hari dan lebih dari itu berdampak bermanfaat besar bagi agama dan bangsa.




Kurikulum ISMUBA berbasis aktifitas yang mana bertitik fokus pada penerapan tiga rumpun keilmuan agama yaitu Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab adalah kurikulum yang di ciptakan dan dikembangkan untuk  menjawab atas kegelisahan umat dalam memandang tantangan belajar dibidang agama bagi generasi Islam masa kini.  Perkembangan zaman yang terus berubah dan bergerak secara dinamis dari waktu ke waktu lambat dan pasti menciptakan pergerakan, pergeseran, dan juga perubahan proses berfikir dan bertindak dalam segala hal. Oleh karenanya, dalam menjawab tantangan tersebut akan sangat penting sekali menerapkan kurikulum ISMUBA berbasis aktifitas ini yaitu sebagai fondasi dalam belajar keagamaan di era modern.

 Melalui kurikulum inilah siswa belajar  keilmuan agama bukan hanya sekedar tentang teori belajar ke Islaman saja, akan tetapi adalah belajar keagamaan yang mampu mengarahkan, mencerahkan dan menjadi benteng pertahanan umat ditengah pesatnya arus keilmuan, tehnologi, dan juga informasi sosial masyarakat yang terus bergerak mengikuti kemajuan zaman. Maka oleh karena itu, Kurikulum ISMUBA berbasis aktifitas adalah fondasi utama dalam melangkah. Menggerakkan generasi Islam untuk terus berjalan, bercara pandang dan mengarahkan kehidupan berfikir kedepan berkemajuan. mampu menyelami gelombang besar dibidang keilmuan, tehnologi, dan informasi dengan penuh integrasi, aktual, dan berjiwa manfaat bagi bangsa dan agama.  Tidak terintimidasi oleh arus besar gelombang teknologi dan informasi yang pesat tersebut. Akan tetapi mampu berjalan beriringan menciptakan dampak yang luas sebagai penimba ilmu pengetahuan dan pencari informasi yang handal dalam menyaring, berfikir, dan memilah sesuai dengan kebermanfaatannya yaitu oleh para calon cendekiawan, anak-anak kebanggaan generasi bangsa dan agama calon pemilik jiwa Islam berkemajuan.